0 item in the bag

No products in the cart.

Diskon besar di banyak kategori produk.

Kartu Magnetik

Pengertian Kartu Magnetik

Strip magnetik adalah metode penyandian data pada kartu ID yang ada di mana-mana dan berumur puluhan tahun. Untuk membuat kartu ID dengan strip magnetik memerlukan stok kartu khusus (dengan strip) dan printer kartu ID dengan kemampuan pencetakan strip-magnetik (modul penyandian magnetik) dan perangkat lunak kartu-ID yang diperlukan yang mampu melakukan enkode, yang membuatnya sedikit lebih mahal daripada mencetak barcode.

“Magstripe” terdiri dari partikel feromagnetik berbasis besi dalam film yang diterapkan pada satu sisi kartu. Data khusus, yang ditentukan oleh penerbit kartu dan dimasukkan ke dalam perangkat lunak pencetakan kartu ID, disimpan pada magstripe selama proses pencetakan kartu ID. Tipe data yang berbeda disimpan pada tiga trek data yang berbeda dalam strip. Data itu diaktifkan atau dibaca ketika kartu (strip) dilewatkan melalui pembaca konsol pada titik akses, yang menerjemahkan data yang disimpan ke dalam format yang dapat digunakan.

Karena pengodean magnetic-stripe sangat umum, sebagian besar perangkat lunak kartu ID standar / saat ini mendukung fungsi pengodean ini. Meskipun demikian penting untuk memverifikasi bahwa perangkat lunak kartu-ID entry level berisi fitur pengkodean strip magnetik. Juga, ketika menambahkan magnetic-stripe encoder ke beberapa model printer ID-card, pengguna mungkin perlu menentukan “mag stripe up” (depan kartu) atau “mag stripe down” (belakang kartu) untuk memastikan encoder mag dikonfigurasi / dipasang dengan benar.

Kartu magnetik-stripe dapat menambah nilai dan keamanan kartu ID dan kartu keanggotaan:
Biaya rendah dibandingkan dengan kartu teknologi lainnya.
Data dapat ditulis ulang / diperbarui sesuai kebutuhan.
Menyimpan lebih banyak data daripada barcode.
Memberikan lebih banyak keamanan dan lebih sulit untuk digandakan daripada barcode.
Mudah dan cepat digunakan, ideal untuk transit dan aplikasi point-of-sale.
Standar yang telah lama dibuat membuatnya sangat kompatibel dengan sebagian besar sistem.
Cara Menggunakan Kartu Magnetic-Stripe
Kartu strip magnetik yang dikodekan harus dibaca oleh “pembaca,” yang menerjemahkan data untuk digunakan oleh perangkat lunak sistem yang menafsirkan / menerapkan / menggunakannya.

Contoh umum sistem yang menggunakan kartu strip magnetik meliputi perpustakaan, program kartu hadiah , pelacakan waktu dan kehadiran, dan kontrol akses tanpa kunci.

Opsi Pengkodean Kartu ID
Apa artinya “menyandikan” kartu ID? Sederhananya, pengodean adalah proses dimana data ditempatkan ke (disimpan di dalam) komponen kartu ID. Kartu ID dapat menyimpan data dengan beberapa cara berbeda, dari yang sederhana hingga yang kompleks, dan dari sedikit data hingga sejumlah besar data. Setiap metode pengkodean kartu dirancang untuk mengakomodasi jenis dan jumlah data tertentu, dan setiap jenis pengkodean memerlukan perangkat lunak yang sesuai (beberapa perangkat lunak kartu-printer hanya dapat menangani opsi pengodean terbatas). Semakin canggih mekanisme penyimpanan data kartu ID, semakin kompleks perangkat lunaknya.
Pengodean Magnetic-Stripe